Invent

Jacky Noya, Pengusaha Berhati Emas


“Tak ada penemuan Emas, semua itu dilebih-lebihkan”

Seperti yang telah diberitakan oleh berbagai media, bahkan heboh di internet akan adanya pengusaha emas atau raja emas dari Papua yang bernama Jacky Noya, seorang pengusaha asal Maluku. Berita tersebut juga dikabarkan heboh di blog ini, yang mengupas habis tentang Jacky Noya. Bahkan salah satu infotainment di TV swasta nasional menjulukinya dengan sebutan Raja Emas dari Ambon. Wow..

Menurut Jacky, pemberitaan ramai di TV maupun internet tersebut sangatlah berlebihan, bahkan kemungkinan bisa membahayakan nyawanya dan keluarganya, serta pekerjaannya. Jacky Noya membantah tegas adanya kabar berita soal penemuan emas hingga julukan yang diperolehnya itu.

"Benar saya bekerja di Papua sudah 30 tahun lebih sejak masih muda. Saya selalu kerja di pedalaman membuka jalan dan lainnya, tapi tak ada penemuan emas itu," jelas Jacky Noya kepada wartawan di salah satu Restaurant di Entrop Jayapura, Selasa (10/6).

Dijelaskannya, pemberitaan dirinya memang bermula dengan kebiasaan dia membagikan dan membantu warga yang relattif miskin dan mereka yang kekurangan. Dari kebiasaan inilah justru muncul rumor kurang bagus.

"Kalau di Papua saya sudah biasa bagikan apa yang saya punya. Itu memang kebiasaan dan ajaran dari orang tua. Nah saat ke Maluku, saya juga lakukan hal yang sama. Seluruh kampung saya datangi dan membantu warga yang membutuhkan. Apakah salah? Toh sekarang ini banyak pejabat dan orang kaya tak mau begitu," ucapnya.

Dia katakan, rejeki yang dia bagikan pada sesama itu, adalah murni hasil kerja kerasnya sendiri dan gabungan beberapa rekan-rekannya yang memang punya hati yang baik dan ingin membantu sesama.

"Kalau soal penemuan emas itu tak ada. Saya memang suka pakai emas dan itu saya beli di toko. Bicara raja emas itu sama sekali tak pernah ada. Justru dengan saya kerja di Papua, saya belajar banyak bagaimana kasih itu. Jadi saya bagikan apa yang saya peroleh. Boleh saja bilang Hati Emas asal jangan Raja Emas karena itu tak ada," tegas Jack Noya.

Dia menambahkan, justru dengan pemberitaan kalau dirinya menemukan emas harta karun di pedalaman Papua, dia merasa keamanannya terganggu. Terutama jika akan kembali bekerja.

"Saya kerja di pedalaman Papua, dan untuk tiba kesana harus jalan kaki hingga berminggu-minggu. Lalu bilang saya dapat emas. Bisa jadi keselamatan saya taruhannya," keluh Jacky.

Menurutny, kebiasaannya membagikan hartanya hanya karena rasa iba pada sesama dan tanpa paksaan. Apalagi dirinya juga berasal dari keluarga yang pas-pasan hidupnya.

"Jadi harusnya jangan bilang saya raja emas. Mungkin lebih pantas hati emas. Bukan ini saya ingin membanggakan diri,” ucapnya.

Dirinya juga berharap semakin banyak pengusaha dan pejabat di Indonesia khususnya Papua dan Ambon yang bisa memberikan sebagian milik mereka kepada masyarakat yang membutuhkan. "Mereka semua kan saudara kita juga," ujar Jack Noya.

Ketika disinggung, apakah dirinya juga akan maju menuju 01 Maluku Periode 2013-2018, dengan sigap dirinya mangatakan, bahwa memang dirinya sempat mendapat tawaran dari beberapa partai politik di Maluku, namun dirinya belum pernah berfikir sampai kesitu.

"Saya tak pernah pikirkan untuk jadi gubernur, karena saya di pedalaman Papua, saat pulang ke Ambon dan memberi bantuan pada saudara-saudara saya disana, masyarakat bahkan berharap saya jadi pemimpin mereka, "ujar Jacky.

Sementara itu Hendrik Thomasoa kerabat dekat Jacky Noya yang juga sebagai Anggota di Komisi A DPR Papua mengatakan, dirinya sangat bangga apa yang sudah dilakukan oleh Jacky Noya, yang rela dan ihklas membantu orang yang tidak mampu dengan membagikan sebagian hasil keringatnya tanpa mengharapkan apa-apa dari masyarakat yang sudah di bantu, walaupun dia berjuang di tengah hutan tapi niatnya untuk membantu orang miskin tidak pernah pupus,

"Kami berharap agar pengusaha-pengusaha yang bekerja di atas tanah ini, mempunyai hati yang mulai seperti Jacky Noya yang mau berbagi kepada orang-orang yang tidak mampu, " kata Hendrik.

Apa yang sudah didapatkan oleh Jacky lanjut Hendrik, dia tidak mau menikmatinya sendiri, dia akan selalu berbagi karena menurutnya harta itu hanyalah titipan dari Tuhan yang harus dibagikan kepada yang memerlukan terutama kepada orang yang tidak mampu.

"Jacky senang jika hasil yang didapatkannya dapat dinikmati oleh orang banyak, terlebih kepada orang miskin, "kata Hendrik.

(Pacific Post)

Istilah Pencarian:

Klik untuk melihat isi list

Archives

Kategori

Who's Online

27 visitors online now
20 guests, 7 bots, 0 members
Map of Visitors

Masukkan email anda untuk mendapatkan update website ini secara otomatis di email anda. Bergabunglah bersama 1862 Subscriber yang lain

Visit also our social profiles:

Scroll to top