Prahara Rumah Tangga Hendrik Ceper berakhir bahagia
Komedian Hendrik Ceper yang sebelumnya sempat diberitakan akan bercerai dengan sang Istri tercinta, Nur Zalilah, akhirnya rujuk, dan berharap dapat membina keluarga yang Sakinah, Mawaddah Wa Rohmah, merajut impian bersama kembali.
Rumah tangga komedian Hendrik Ceper dengan Nur Zalilah memang sempat digoyang prahara. Pasangan yang telah menikah selama tiga tahun ini sudah tak tinggal serumah lagi. Nur Zalilah kembali ke rumah orang tuanya di Tasikmalaya, sedangkan Hendrik ke Bogor. Selama ini, Hendrik dan Istri memang masih menyewa rumah.
Bahkan, Hendrik sempat menuduh sang istri telah melakukan kekerasan kepada sang suami dan membuat Hendrik Ceper memilih untuk mengungsi ke Bogor.
Ia mengaku sangat tertekan dengan sikap istrinya itu. "Saya sering dipukul, digigit, dan dijambak sama istri kalau lagi bertengkar. Tapi, dia nggak pernah berkata-kata kasar," ujar Hendrik.
"Saya istri yang nurut kepada suami, saya ini kan perempuan. Sebesar apa sih tenaga perempuan dibandingkan laki-laki," ujar Nur Zalilah saat dihubungi Kamis, 28 Juni 2012.
Pertengkaran yang kabarnya juga sudah tidak menghasilkan titik temu itu sempat menjadi konsumsi media, dan Nur Zalilah mengaku meminta cerai kepada Hendrik Ceper. "Saya meminta baik-baik kepada suami saya Hendrik Ceper untuk menceraikan saya," kata Nur pada saat itu. Bahkan Nur ingin agar Hendrik Ceper mendatangi keluarganya agar permasalahan ini bisa diselesaikan secara baik-baik. Apalagi Nur juga memastikan bahwa suaminya adalah sosok lelaki yang bertanggung jawab. "Datang kepada orangtua saya, untuk menyelesaikan ini semua. Dulu dia juga datang baik-baik waktu melamar saya," urai Nur.
"Kecewa dengan sikap suami. Dia sudah memfitnah dan tidak memberi nafkah saya. Saya lebih baik menjanda," ujar Nur kepada VIVAlife.
Selain dituding melakukan kekerasan fisik, Nur juga mengaku tidak dinafkahi lagi oleh sang suami. Alhasil, Nur pulang ke rumah orangtuanya di Tasikmalaya
"Saya tinggal di Jakarta juga percuma, saya tidak dinafkahi. Sebenarnya saya sayang sama dia, tapi siapa yang kuat kalau saya sudah difitnah macam-macam," kata Nur sambil menangis.
Sedangkan Hendrik Ceper, berdasarkan pengakuan kepada VIVAlife, Senin, 25 Juni 2012, tak menutupi ada konflik dalam rumah tangganya. Hendrik mengakui bahwa pertengkaran sudah sering mewarnai pernikahan mereka sejak lima bulan belakangan ini.
"Awalnya sih nggak ya, mesra kayak biasanya. Cuma belakangan ini lama-lama begitu (bertengkar), istri saya di Tasikmalaya, sedangkan saya sedang menyepi di Bogor," kata Hendrik.
SEMUANYA TELAH BERAKHIR
Ketika ditemui di Studio Hanggar Jakarta, Senin (9/7/2012), Hendrik mengaku semua itu sudah berakhir.
Menurut Hendrik, masalah yang dihadapi rumahtangganya kemarin sebenarnya hanya masalah kecil. Namun, saat itu, ia dan sang istri terlalu emosi.
"Kemaren masalah kecil doang, cemburuan ya biasa," tandasnya.
Hendrik juga ingin memiliki rumah agar bisa tinggal lagi bersama sang istri. Selama ini, mereka hanya mampu menyewa rumah.
"Rencananya pengen beli rumah moga-moga bisa kebeli ya doain. Habis gitu mau membina keluarga sakinah, mawaddah wa rahmah," ujar Hendrik menutup wawancara.
