Banyak kejutan bakalan terjadi di babak grand final Indonesian Idol yang berlangsung 30 Juni 2012, di Econvention, Ancol, Jakarta. Regina atau Sean, salah satu dari dua kontestan yang berduel di malam itu bisa saja gagal menjadi jawara.
Sean dan Regina sangat mengerti setiap kompetisi ada yang menang dan kalah. Untuk itu, mereka mempersiapkan mentalnya untuk mengantisipasi kejadian itu. Jadi, kalian sudah siap kalau kalah?
"Siap enggak siap, harus siap," ucap Sean, dalam jumpa pers di Hard Rock Cafe, Jakarta. Pernyataan senada juga disampaikan oleh Regina.
Namun, mereka bakal memberikan penampilan maksimal dalam perhelatan tersebut. Mereka akan meminimalisir kesalahan supaya bisa memukau masyarakat Indonesia yang menyaksikannya. Apalagi, pemenang ditentukan dari banyaknya perolehan SMS dari pemirsa.
Aku harus memaksimalkan kemampuan aku. Menurut aku itu harus sempurna nanti saat tampil," ucap wanita bertubuh bongsor itu. Makanya, dari jauh-jauh hari ia berlatih vokal. Demikian pula dengan Sean.
Jadi, lanjut Sean, malam grand final nanti masing-masing harus tampilk lebih spesial dari sebelumnya. Mengingat panggungnya beda dibandingkan babak spektakuler. "Kayanya, sayang banget kalau biasa-biasa saja," tandas Sean.
Tentang Regina
Tak banyak yang tahu, sebelum berhasil lolos ke babak grandfinal Indonesian Idol 2012, ternyata Regina pernah enam kali rontok di babak audisi ajang serupa tahun-tahun sebelumnya.
Regina rupanya rajin ikut audisi Indonesian Idol sejak pertama kali digelar pada tahun 2004, silam. Namun, perjalanannya hanya sampai tahap audisi saja.
Ia belum patah arang. Malahan sebaliknya, ia semakin penasaran untuk mengikuti kembali di tahun-tahun berikutnya. Lagi-lagi hasilnya mengecewakan. Ia mengalami kegagalan di tahap yang sama. Tahun 2012 ini merupakan keberuntungannya.
Regina mampu melewati babak audisi. Penampilannya di babak itu membuat para juri terkesan dengan menyanyikan lagu "Someone Like You", yang dipopulerkan penyanyi asal Inggris, Adele.
Sejak itulah, perjalanan gadis berusia 26 tahun tersebut, seperti melaju mulus di jalan tol. Lewat penampilannyan ia acapkali mencuri perhatian banyak orang. Kualitas vokalnya luar biasa. Bahkan Regina belum pernah merasakan berada di posisi tidak aman selama babak spektakuler berlangsung. Kepiawaiannya menjadi buah bibir di sosial media. Bahkan menduduki trending topic.
Penampilannya bersama Judika menyanyikan lagu "Making Love Out of Nothing At All" di babak empat besar membuat ketiga juri, Agnes Monica, Anang Hermansyah, dan Ahmad Dhani, memberikan standing ovation.
Dialah satu-satunya peserta mendapatkan penghormatan seperti itu di babak spektakuler Indonesian Idol 2012.
Sabtu, 30 Juni 2012, Regina akan berjibaku bersama Sean di babak grand final Indonesia Idol yang berlangsung di Ecovention, Ancol, Jakarta. Ia berusaha menunjukkan kualitas vokalnya sehingga membuatnya pantas menjadi jawara kompetisi menyanyi tersebut.
"Buat aku ini seperti mimpi jadi nyata. Enam kali gagal di babak audisi membuat aku terus belajar. Tahun ini aku buktikan bahwa aku mampu masuk ke babak grand final Indonesian Idol," ucapnya, Selasa, (26/6/2012), dalam jumpa pers di Hard Rock Cafe, Jakarta.
Agnes Monica pun kagum setelah mengetahui perjuangannya dalam kompetisi itu. Menurutnya, Regina punya mental luar biasa. Ia melihat Regina bukan tipikal orang yang pantang menyerah meskipun di hadapkan pada kegagalan. "Banyak orang yang sekali kalah sudah menyerah. Itu enggak gampang buat bangkit. Itu motivasi dari dalam. Kalau Regina itu mentalnya luar biasa," puji Agnes.
Tentang Sean
Kamasean atau akrab disapa Sean sangat antusias menghadapi babak grandfinal Indonesian Idol 2012, yang akan berlangsung pada 30 Juni 2012, mendatang, di Ecovention, Ancol, Jakarta.
Mengapa? Rupanya momentum tersebut menjadi istimewa karena tepat di hari itu, Sean merayakan ulangtahunnya ke-17.
"Umurku 17 tahun pas grand final ini, tanggal 30 Juni," ucapnya sembari senyum, Selasa, (26/6/2012), dalam jumpa pers di Hard Rock Cafe, Jakarta.
Karenanya, kontestan termuda di kompetisi bergengsi itu, mengucap syukur atas pencapaiannya sampai ke babak tersebut. "Yang pertama greatfull. Aku bersyukur sama Tuhan," lanjutnya.
Sean mengaku sama sekali tidak pernah menaruh harapan besar saat mengikuti Indonesian Idol 2012. Sebab, ia baru pertama kali mengikutinya. Sementara, para pesaingnya membuatnya gentar. Mereka sudah berpengalaman karena pernah berulang kali mengikuti ajang tahunan itu.
"Pas ikut enggak menaruh harapan tinggi, secara sadar kompetitor yang lain sudah pengalaman. Modal aku mimpi saja. Jadi, aku benar-benar happy. Sangat bersyukur," ucapnya.
Perlu diketahui, Sean pernah nyaris tereliminasi karena mendapatkan perolehan SMS terendah dari masyarakat. Beruntung, ketiga juri memberikah hak veto untuk menyelamatkannya. Kesempatan itu, tidak disia-siakannya. Ia melaju ke babak grand final.
Sean sudah tidak sabar menantikan 30 Juni 2012, mendatang. Semangatnya semakin hari semakin membuncah menghadapi babak grand final. "Semakin, semakin, semakin semangat pas grand final," tandasnya.
