Invent

Membuat List Statis Dan Dinamis


Perbedaan antara list statis dan dinamis adalah pada isinya. Ketika kita menambah atau mengurangi list, pada list statis, perubahan itu tidak akan tampak, kecuali kita mengedit ulang rangenya. pada list dinamis, perubahan akan langsung terlihat pada list

statis_dinamis

sebagaimana contoh diatas, saya punya 4 nama yang saya masukkan ke dalam list. Pilih pada List statis, dan terlihat ada 1 nama kosong pada list. Itu karena aslinya ada 5 nama di list, dan saya hapus satu

statis1

Lain dengan list dinamis, tidak ada ruang kosong walaupun list telah dihapus satu

statis2

Cara membuat list statis sudah saya terangkan di http://harisaryono.com/2011/07/validasi-data-dengan-drop-down-menu-di-excel/

nah, untuk membuat list dinamis, kita bisa gunakan fungsi =indirect().

Fungsi ini mengambil alamat yang ditunjukkan pada sel yang dimaksud. Sehingga kalau alamat yang ditunjuk berisi range list kita, maka isi list akan mengikuti.

Strateginya sebagai berikut:

  1. Hitung jumlah list dengan menghitung kolom No. Saya menggunakan fungsi =count() untuk menghitungnya.
  2. Pada sel D4 (lihat gambar diatas), adalah alamat sel yang tidak kosong, artinya itu adalah range alamat list kita.
  3. pada Validation data, settingannya adalah =indirect(D4). Lihat gambar

list

Contoh dan keterangan lengkap ada pada excel. Silahkan download filenya disini.

Istilah Pencarian:

Klik untuk melihat isi list

Archives

Kategori

Who's Online

11 visitors online now
8 guests, 3 bots, 0 members
Map of Visitors

Masukkan email anda untuk mendapatkan update website ini secara otomatis di email anda. Bergabunglah bersama 1862 Subscriber yang lain

Visit also our social profiles:

Scroll to top