Berikut ini teks pidato SBY dalam pembukaan Rakornas Partai Demokrat.
“Memang benar, sebagaimana telah disampaikan oleh ketua umum tadi, Partai Demokrat sedang diuji oleh tuhan dan juga oleh sejarah.
Ada sejumlah kader yang berperilaku menyimpang dari 3 prinsip dan etika berpolitik yang menjadi jati diri kita. Ada sejumlah kecil kader yang tidak bersih. Ada sejumlah kecil kader yang tidak cerdas berpolitik, dan ada sejumlah kecil kader yang tidak santun dalam berkomunikasi politik. Akibatnya oleh lawan politik titik lemah dan kesalahan sejumlah kecil kader ini dijadikan sasaran tembak yagn utama oleh sejumlah media massa hal ini dijadikan tema dan headline utama selama berbulan bulan mengalahkan isu isu besar yang lain. Akibatnya pula puluhan juta kader dan simpatisan demokrat di seluruh tanah air merasa terganggu, ikut malu dan bahkan marah.
Saudara-saudara, benar-benar ini seperti kata pepatah, Nila setitik rusak susu sebelanga. Menghadapi tantangan dan ujian serta cobaan ini, kita tidak boleh putus asa, kita tidak boleh kehilangan keyakinan diri, juga kita tidak perlu saling salah menyalahkan. Sikap saling salah menyalahkan adalah contoh politik yang tidak cerdas. Justru disaat seperti ini kita harus lebih kompak dan lebih bersatu. Saudara, menghadapi badai politik ini saya akan berdiri didepan…..(tepuk tangan membahana….) dan dengarkan… dan bersama-sama saudara semua untuk menghadapi dan mengatasi ujian dan cobaan ini, untuk meluruskan kembali prinsip dan garis perjuangan partai. untuk meningkatkan kinerja dan pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa dan negara.
Bersediakah saudara-saudara? sanggupkah pada kader?
Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa Allah Subhanahu Wa Ta’ala eridhoi dan merahmati niat, tekat dan upaya mulia kita ini….”
