Mau Temani Ibu Prita Mulyasari Ke Penjara?

Post ini ditulis dalam kategori [ Umum ]

Wah, blogger yang satu ini kreatif juga. Ia mendaftar beberapa blogger lain yang memuat berita tentang Prita Mulyasari, dan memberi embel-embel, “Daftar Blogger yang bisa dipenjara karena mencemarkan nama baik RS Omni Internasional”.

List lengkapnya, silahkan klik gambar berikut ini:

temanin bu prita

Yup, siapa lagi yang mau daftar?

Dikira Gak ada prita-prita yang lain?. Nih beritanya:

Lagi, Penulis Surat Pembaca Diadili
Jumat, 5 Juni 2009 | 05:04 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Kasus pencemaran nama baik melalui media massa semakin lama semakin banyak yang dibawa ke pengadilan. Khoe Seng Seng (44) dan Kwie Meng Luan alias Wenny (46), dua pedagang di ITC Mangga Dua, diadili di Pengadilan Negeri Jakarta Timur karena mengirimkan keluhan ke kolom surat pembaca di Kompas dan Suara Pembaharuan.

Dalam sidang tuntutan yang digelar hari Kamis (4/6), mereka masing-masing dituntut satu tahun penjara dengan masa percobaan dua tahun. Mereka dianggap melanggar Pasal 311 Ayat 1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana oleh jaksa penuntut umum Manna Sihombing.

Menurut Sihombing, kasus ini memakai KUHP dan bukan Undang-Undang Pers karena tulisan di kolom surat pembaca tidak bisa dikategorikan sebagai tulisan jurnalistik murni.

Khoe dan Wenny dituntut karena dianggap mencemarkan nama baik PT Duta Pertiwi, pengembang kompleks pertokoan ITC Mangga Dua, melalui surat pembaca. Khoe mengirimkan keluhan melalui surat pembaca ke Harian Kompas (September 2006) dan Suara Pembaharuan (Oktober 2006). Adapun Wenny mengirimkan surat pembaca ke Harian Suara Pembaharuan pada Oktober 2006.

Mereka protes karena merasa dibohongi pengembang. Kios miliknya di Lantai 2 ITC Mangga Dua ternyata tidak bisa dimiliki sepenuhnya karena bangunan ITC Mangga Dua berdiri di atas tanah pemda. “Sewaktu beli, saya tidak mendapatkan penjelasan status tanah ini, tetapi saya mendapatkan sertifikat HGB, IMB, dan akta jual beli yang menjelaskan obyek yang saya beli terdiri dari tanah dan bangunan. Berarti tanah ini milik saya. Kenapa ketika saya memperpanjang HGB dinyatakan tanah ini tanah Pemda DKI Jakarta?” kata Khoe.

Jumlah pedagang di ITC Mangga Dua hampir 2.000 orang, tetapi yang tidak mau memperpanjang HGB sekitar 40 persen. Sementara itu, yang memprotes sebanyak 200 orang. Mereka sudah mengajukan gugatan ke pengadilan Jakarta Utara, tetapi kalah. (ARN)

Sumber : Kompas Cetak

Dan solusi yang ditawarkan

Kasus dipenjaranya Prita Mulyasari telah membuat sebagian netter takut menulis di internet, bahkan walau sekadar komentar. Tentu saja, fenomena seperti ini memprihatinkan. Sebab, kreativitas dan kebebasan berpendapat menjadi terbelenggu. Atas dasar itu, berikut ini aku sampaikan 8 Tips Menulis di Internet Yang Aman dari Tuduhan Pencemaran Nama Baik, baik untuk curhat maupun untuk menyampaikan kritikan:

1- Sembunyikan identitas orang/lembaga yang kita kiritik

Sebaiknya kita tidak menyebut identitas orang/lembaga yang kita kritik. Lebih baik kita menyebut inisialnya (misalnya: OIH) atau menyebut ciri-cirinya saja (misalnya: warnanya biru). Cara ini telah kutempuh dalam menayangkan postingan-postingan yang berisi konsultasi berbagai persoalan cinta di situs ini. Dan alhamdulillah sejauh ini diriku tidak pernah mendapat tuduhan pencemaran nama baik dari orang-orang yang “aib”-nya kusajikan di sini.

2- Sebutkan bukti sumber informasi selengkap-lengkapnya

Bila kasusnya sudah menjadi “rahasia umum” (sudah tersebar luas), kita dapat menyebut identitas orang/lembaga yang kita kritik itu. Namun, hendaknya kita menyebut sumber informasi kita selengkap-lengkapnya. Jangan asal copy-paste! Untuk sumber dari internet, kita bisa menyajikan link-nya. Sumber informasi itu merupakan bagian dari bukti. Tanpa bukti, kita bisa dituduh melancarkan fitnah!

3- Sampaikan pujian lebih dulu

Kita jangan langsung memaparkan masalah atau menyampaikan keluhan/kritik. Sebaiknya kita menyampaikan pujian lebih dulu mengenai orang atau lembaga yang kita kritik. (Bagaimanapun, sejelek-jeleknya orang/lembaga, tentu ada segi-segi positifnya.) Contoh: “Pertama-tama, aku hendak menyampaikan lebih dulu kekagumanku terhadap OIH. Satu hal yang paling aku sukai adalah betapa lengkapnya fasilitas yang disediakan. .”

4- Setelah memuji, sampaikan ucapan terima kasih

Efek positif dari pujian itu akan lebih besar bila kita menyertainya dengan ucapan terima kasih. Bagaimanapun, semua orang (yang normal) pasti senang mendapat ucapan terima kasih, apalagi bila mendapat kesan bahwa ucapan terima kasih itu disampaikan dengan setulus-tulusnya.

5- Ciptakan kesan bahwa kita lebih menaruh perhatian pada orang/lembaga yang kita kritik

Hindari kesan bahwa persoalan yang kita bicarakan itu mengenai betapa terganggunya diri kita, atau pun hal-hal lain yang bersangkutan dengan kepentingan kita sendiri. Contohnya, daripada mengatakan bahwa kita merasa sebal mendapat pelayanan yang mengecewakan, lebih baik kita menulis: “Kami turut bergembira bila OIH mendapat tempat yang kian manis di hati masyarakat karena mereka mendapat pelayanan yang memuaskan.”

6- Perbanyaklah kata “kita”

Penggunaan kata “kita” membuat posisi kita sepihak dengan orang/lembaga yang kita kritik, bukan berhadapan dengannya. Bahkan, penggunaan kata “kita” menumbuhkan keakraban dan bukan permusuhan. Kata ganti “saya” atau “Anda” (atau nama identitas) sebaiknya digunakan sesedikit mungkin. Bila kata “saya” digunakan terlalu sering, pembaca bisa menangkap kesan bahwa kita egois. Sedangkan penggunaan kata “Anda” (atau nama identitas) yang terlampau banyak dapat menimbulkan kesan “menuding” (atau memojokkan).

7- Tempatkanlah diri lebih “rendah” daripada orang/lembaga yang kita kritik

Daripada melancarkan tuduhan atau persangkaan buruk, lebih baik mengajukan pertanyaan. Daripada menyampaikan saran, lebih baik mengajukan usul. Daripada menuntut, lebih baik menawarkan kerja sama. Dan sebagainya. (Silakan tambahi sendiri.)

8- Mohon maaflah atas segala kata-kata yang kita tuliskan

Bagaimanapun, kita bukanlah manusia yang sempurna. Diantara pembaca patilah ada yang merasa kecewa dan sakit hati. Jadi, daripada mengatakan “saya mohon maaf kalauada kesalahan kata-kata-saya”, lebih baik kita menulis “saya mohon maaf atas segalakesalahan kata-kata saya”.

Begitulah 8 tips yang bisa kusampaikan kali ini untuk mengingatkan kita semua, termasuk diriku. Aku sendiri sering lupa untuk menerapkan kiat-kiat tersebut. Jadi, setiap kali kau jumpai aku mengabaikan tips-tips tersebut, kuharap dirimu berbaik-hati mengingatkan diriku. Oke?

Jadi?.

Dimanakah kau sembunyi, KEADILAN??

Link yang lain

  1. Ini Loh Surat Pembaca yang ditulis Prita Mulyasari Mau tahu seperti apa surat pembaca yang ditulis Prita Mulyasari,...
  2. Terima kasih bu Prita Bukannya ikut-ikutan, tapi ini sekedar tanggapan atas kasus tersebut JAKARTA,...
  3. Survey LRI: Dukungan Terhadap SBY Turun Drastis RI: SBY 33 %, JK 29 % dan Mega 20...
  4. Yang lagi rame, PONARI SWEAT Saat ini memang berita tentang Ponari, si Bocah Petir dari...
  5. Angka Golput Pemilu 2009 Mencapai Lebih dari 40% Dari pantauan beberapa Lembaga Survey, ternyata angka golput pemilu tahun...
  6. Tentang Mario Teguh yang ternyata……. Pasti sudah banyak yang tahu nama MARIO TEGUH. Itu adalah...

Istilah Pencarian:

Klik untuk melihat list
Anda dapat berlangganan semua komentar dalam posting ini melalui RSS 2.0 feed. Anda dapat meninggalkan pesan, atau trackback dari situsmu sendiri.

4 komentar pada “Mau Temani Ibu Prita Mulyasari Ke Penjara?”

  • 9 June, 2009, 0:59

    BREAKING NEWS !!!
    TANGGAPAN KEJATI BANTEN ATAS PEMERIKSAAN JAKSA YANG MENUNTUT PRITRA:
    “Kita tidak berbicara siapa yang akan kemudian bertanggung jawab terhadap pembuatan …(BAP),yang penting, tapi siapa yang harus bertanggung jawab mereka yang melakukan tindakan pidana (PRITA). Saya berikan apresiasi kepada jaksa tersebut!!”

  • 9 June, 2009, 3:25

    HASIL DENGAR PENDAPAT KOMISI IX DPR DGN MANAGEMENT RS OMNI:
    1. KOMISI SEMBILAN TIDAK PUAS DENGAN JAWABAN DARI PIHAK RS OMNI
    2. MENGUSULKAN PENCABUTAN IZIN OPERASIONAL RS OMNI
    3. MENCABUT TUNTUTAN RS OMNI KEPADA PRITA MULYASARI
    4. RS OMNI HARUS MINTA MAAF SECARA TERBUKA KEPADA PRITA MULYASARI

  • 9 June, 2009, 4:00

    memang penghargaan terhadap konsumen di indonesia masih sangat kurang. Banyak kasus komplain RS Omni Internasional yang sejak kasus ini ramai diperbincangkan, orang menjadi berani menyuarakan pengalamannya, dan tanggapan RS Omni dingin-dingin saja. RS Omni Internasional sebenarnya bukan RS dari jaringan internasional, tetapi RS lokal. Pemakaian nama Internasional di belakang namanya sudah diminta dihilangkan menteri kesehatan.

  • 10 June, 2009, 6:33

    Artikel apik :
    “Surat Pembaca Berbuah Bahagia atau Penjara ?”
    http://www.mediakonsumen.com/Artikel4560.html

    Ada A-Z alamat 25 url surat pembaca lainnya, siap diklik untuk bongkar keangkuhan para penyedia layaanan publik.
    Ada 7 tips biar gak dipenjara….

    “Kecewa dan mengeluh dari para konsumen, sebagai tanggapan atas layanan yang kurang memuaskan amat jamak ditemukan. Hal ini menimpa para konsumen yang berinteraksi dengan layanan publik, kasus jual-beli, perbankan, layanan di pemerintahan maupun swasta.

    Layanan yang berbuah kekecewaan ini semestinya mendapatkan perhatian dari para pengusaha, produsen, atau pimpinan pemberi layanan tersebut. Bahkan jauh-jauh sebelum memberikan pelayanan tersebut, hendaknya disediakan sebuah kotak saran agar konsumen bisa memberikan kritik, saran, pengaduan dan segera mendapatkan respon yang memadai.”

    Semoga bermanfaat.

Tinggalkan komentar disini