Sistem penetapan anggota legislatif dengan menggunakan suara terbanyak menyebabkan dana kampanye para caleg meningkat 10 kali lipat. Seorang caleg bisa menghabiskan ratusan juta rupiah bahkan miliaran rupiah. Mereka menghamburkan uang untuk memasang poster, spanduk, baliho, dan foto diri di pinggir jalan atau di pohon-pohon dan di tiang listrik. Dengan sistem kompetisi penuh seperti ini tentunya membutuhkan biaya dan energi yang tak sedikit, angka orang gila dan bunuh diri diperkirakan akan naik tajam.
Perkiraan itu tidaklah mengada-ada. Bayangkan saja untuk mendapatkan nomor urut kecil dalam daftar urut caleg saja, mereka harus merogoh kantong dalam-dalam. Sialnya, setelah membeli nomor urut, Mahkamah Konstitusi menetapkan caleg terpilih berdasarkan suara terbanyak. Bukan berdasarkan nomor urut seperti diatur dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 tentang Pemilu Legislatif.
Selain itu ketatnya persaingan untuk memperoleh predikat anggota dewan terhormat sangat ketat. Jumlah calon anggota legislatif (caleg) terlampau banyak, mencapai jutaan orang, sedangkan kursi yang tersedia amat terbatas. Bayangkan, sebanyak 11.215 orang memperebutkan 560 kursi DPR dan 1.109 orang bersaing mendapatkan 132 kursi Dewan Perwakilan Daerah. Selain itu, sekitar 112 ribu orang bertarung untuk mendapat 1.998 kursi di DPRD provinsi dan 1,5 juta orang bersaing merebut 15.750 kursi DPRD kabupaten/kota. Sebuah jumlah yang luar biasa banyaknya.
Ilustrasi Antara Caleg, Jumlah kursi dan Caleg gagal untuk Caleg DPR
Ilustrasi Antara Caleg, Jumlah kursi dan Caleg gagal untuk Caleg DPD
Ilustrasi Antara Caleg, Jumlah kursi dan Caleg gagal untuk Caleg DPRD Provinsi
Ilustrasi Antara Caleg, Jumlah kursi dan Caleg gagal untuk Caleg DPRD Kota
Persaingan yang keras bukan menghadapi caleg dari partai lain, melainkan menghadapi caleg dari partai yang sama untuk meraih suara terbanyak dalam pemilu yang digelar pada 9 April mendatang. Jadi, inilah pertarungan di luar dan di dalam partai yang memang bisa bikin otak miring. Padahal, memperoleh suara terbanyak belum menjadi jaminan mendapatkan tiket ke Senayan. Itu disebabkan partainya mesti lolos 2,5% parliamentary threshold. Jika partainya tidak mendapatkan suara melebihi ambang batas parlemen, sekalipun sang caleg mendapatkan suara melampaui caleg dari partai lain, dia dan partainya tetap tidak bisa melenggang ke Senayan
Akibat kekalahan dalam pemilu para caleg bisa mengalami gangguan jiwa yang diawali dengan rasa cemas, susah tidur, putus asa, merasa tak berguna, dan kemungkinan terburuk bunuh diri. Kebanyakan dari mereka bahkan bukan tidak mungkin sudah memiliki gangguan kejiwaan, walau masih dalam taraf gejala sebagai penderita skizofrenia dan antisosial. Gejala itu terlihat pada pendengaran suara dari dalam dirinya yang tidak didengar orang lain atau meyakini orang lain tengah membaca dan mengendalikan pikiran mereka. Ucapan dan perilaku mereka juga sangat tidak beraturan sehingga kerap menakutkan orang yang berada di sekitarnya.
Beberapa waktu lalu saja paling tidak terdapat 2 kasus :
- Kasus calon Bupati Ponorogo
Beberapa waktu lalu salah satu calon Bupati Ponorogo menjadi gila larena kalah dalam pemilihan Bupati Ponorogo, Jawa Timur. Hal ini disebabkan karena dia telah mengeluarkan dana hingga Rp 3 miliar untuk biaya kampanyenya. Celakanya, tak sedikit dari uang tersebut adalah dari hasil pinjaman. - Kasus mantan anggota DPRD Subang
Yang terbaru, mantan anggota DPRD Subang yang mencoba bunuh diri dengan memanjat menara setinggi hampir seratus meter karena stres dan kecewa terkait pengusutan dugaan kasus korupsi Bupati Subang yang mengorbankan dirinya.
Bercermin dari hal-hal diatas Direktorat Kesehatan Jiwa Departemen Kesehatansegera mengantisipasi untuk menyiagakan seluruh dokter yang bertugas di 32 rumah sakit jiwa di Tanah air. Tapi daya tampung rumah sakit jiwa cuma 8.500 tempat tidur. Namun sayangnya jumlah itu terlalu sedikit jika dibandingkan dengan jumlah caleg.
Sebenarnya, mengapa jabatan Legislatif menjadi rebutan?. Berikut ini adalah gambaran seberapa besar gaji seorang anggota DPR yang terhormat
Penerimaan anggota DPR terbagi menjadi tiga kategori, yaitu rutin perbulan , rutin non perbulan dan sesekali.
Rutin perbulan meliputi :
- Gaji pokok : Rp 15.510.000
- Tunjangan listrik : Rp 5. 496.000
- Tunjangan Aspirasi : Rp 7.200.000
- Tunjangan kehormatan : Rp 3.150.000
- Tunjangan Komunikasi : Rp 12.000.000
- Tunjangan Pengawasan : Rp 2.100.000
Total : Rp 46.100.000/bulan
Total Pertahun : Rp 554.000.000
Masing-masing anggota DPR mendapatkan gaji yang sama. Sedangkan penerimaan nonbulanan atau nonrutin. Dimulai dari penerimaan gaji ke-13 setiap bulan Juni.
- Gaji ke-13 :Rp 16.400.000
- Dana penyerapan ( reses) :Rp 31.500.000
Dalam satu tahun sidang ada empat kali reses jika di total selama pertahun totalnya sekitar Rp 118.000.000. Sementara penghasilan yang bersifat sewaktu-waktu yaitu:
- Dana intensif pembahasan rencangan undang-undang dan honor melalui uji kelayakan dan kepatutan sebesar Rp 5.000.000/kegiatan
Dana kebijakan intensif legislative sebesar Rp 1.000.000/RUU
Jika dihitung jumlah keseluruhan yang diterima anggota DPR dalam setahun mencapai hampir 1 milyar rupiah. Data tahun 2006 jumlah pertahun dana yang diterima anggota DPR mencapai Rp 761.000.000, dan tahun 2007 mencapai Rp 787.100.000. Woww.. pantas jika mereka mengejar kursi DPR, belum lagi dana pensiunan yang mereka dapatkan ketika tidak lagi menjabat.
Karenanya mereka melakukan segala cara untuk dapat dipilih masyarakat, salah satunya dengan Tebar Pesona menggunakan Spanduk. Berikut ini beberapa spanduk yang unik dari Calon Anggota Dewan yang Terhormat
Picture and comment by: Kaskuser
ya ampun pak, nggak ada baju laen apa buat foto…..pake jas dong, kan caleg pak…. |
kemaren kita punya caleg yg pawang hujan, sekarang caleg pawang harimau… |
Caleg yg ini gak mau kalah, akhirnya dia juga jadi pawang, pawang monyet |
Segera premier di bioskop2 di ndonesia, film james bond terbaru, nantikan tanggal mainnya 9 April 2009, produsernya Raam Punjabi, jangan sampai kelewatan !!! |
ini istrinya mas fery, cucunya H.Syawal………………………… |
Chris John kemarin berhasil mempertahankan gelarnya setelah bertanding draw melawan Rocky Juarez di Amerika sana, berikutnya Chris John bakal ngelawan bapak yang ini untuk mempertahankan gelarnya |
Nantikan juga partai pembuka sebelum Chris John, pertandingan antar caleg, tayang langsung di televisi!!!!, |
Ada yang bisa kasi komentar buat caleg yg satu ini????? Kayaknya dia mo nyaingin Joker ya…. |
Pemilu 2009 ini diikuti banyak partai, hati2, jangan sampai salah pilih, sebab banyak partai yang namanya mirip2, misalnya partai di bawah ini, perhatikan baik2 namanya..PARTAI DEMOKARAT !!! |
Setelah lama bertapa di gunung di Middle Earth sana, Gandalf akhirnya turun gunung dan nyaleg di Indonesia, baca di buku terbarunya , seri ke-4 dari trilogy Lord of the Ring |
Planet Krypton ternyata punya banyak superman, setelah superman yang di atas, mas yang ini ternyata juga dari planet krypton…..dan dia juga sama2 nyasar di indonesia dan sama2 nyaleg…. |
Tahu gak? pak sopirnya nyaleg Loh. |
Dimanapun ada kesempatan, disitu waktunya Tebar Pesona |
Narutopun ikut kampanye |
Ini persis judul lagunya, “aku memang pecinta wanita”, liat kiri-kanannya, wuih…ckckck…dikelilingi cewek2 ni……trus nama partainya gaul juga ya PIS, |
Akhirnya !!! ini dia caleg yang paling jujur, liat janji2nya, gini dong pak, yang jujur…. |
Ati2 mas, ntar dituntut sama flexy lho…masak bikin spanduk kayak gini sih…. |
bapak ini maksudnya mungkin mau bikin iklan2 mistis kayak di koran2 kuning, tapi biar promosinya lebih mantep, dia bikin spanduk aja gede2, trus dipasang di perempatan jalan biar semua orang bisa liat |
Bapak satu ini kemaren abis nonton DVD konsernya Yngwie Malmsteen sama John petrucci, trus malmnya dia liat konsernya dewa budjana, balawan sama tohpati. besoknya dia minta tukang spanduk bikin spanduk yg nggambarin dia keliatan jago kayak dewa gitar |
Slankers jadi Dewan? Mirip kaka loh |
Ini maksudnya apa yah? Kembali ke selera kuliner??? Emangnya bung Kusnaini ini bikin warteg ???? |






















