WAAAH… TNI AL TEMBAKI RAKYAT!!

Post ini ditulis dalam kategori [ Umum ]

Tentunya berita ini masih hangat saat saya menulisnya. Tidak kurang Gus Dur sampai bela-belain datang langsung ke Pasuruan untuk ikut berduka cita dan memberikan support moral kepada penduduk Alastlogo yang sedang berduka. Anggota DPR angkat bicara, semua kalangan mengutuk, bahkan Komnas HAM sampai menerjunkan tim khusus untuk melakukan penyidikan. Tidak kalah juga, sampai Wakil Presiden Jusuf Kalla juga meninjau tempat kejadian perkara.

Berita ini menjadi berita besar. Di pojok-pojok warung, orang ramai membicarakan. Mereka ketakutan, kuatir, pesimis dengan kehidupan yang akan datang. Apa jadinya apabila tentara yang makan dari uang rakyat, berpakaian dari pajak yang ditarik dari rakyat, membeli senjata dari APBN yang notabene uang rakyat, ternyata senjatanya dipakai untuk membunuh rakyat yang tak berdosa!..

Sementara itu pihak tentara juga memberikan pembelaan diri. Mereka hanya terkena pantulan peluru Tajam. Wow, peluru tajam!. Mereka terpaksa mengambil tindakan tersebut karena rakyat mengepungnya dengan senjata tajam seperti celurit, pedang, batu, cangkul??…… satu persatu menunjukkan bekas sabetan celurit maupun lemparan batu yang mengenai tubuhnya….

Rakyat tidak mau kalah. semua saksi yang ditanya menjawab serupa. Mereka bilang tidak bersenjata. Mereka ditembaki secara langsung. tentara bermaksud membunuh mereka! Hanya karena meminta tanaman mereka yang ditanam diatas “tanah tentara” agar jangan dicabut dulu. Tunggu, sampai dapat dipanen….

Tanah tentara???. Ini tanah sengketa… belum ada keputusan mana yang benar dan mana yang salah. Rakyat tidak mau dipindah. tanah ini sudah bertahun tahun milik mereka. Kakek, bapak, anak, cucu, sudah dari dulu disini. Kenapa harus dipindah??? Rakyat tidak mau terima!!

Tentara mana mau mengalah. Tanah ini akan dijadikan pusat latihan tempur. Pusat Latihan Tempur. Tentu saja akan banyak peluru. salah-salah bisa nyasar kemana-mana. Karenanya mereka mendesak agar rakyat yang sudah bertahun tahun disitu mau dipindah. Dengan kompensasi tentunya. Mereka bertarung di pengadilan. dan tentara menang….. sampai saat terjadinya penembakan……

SIAPA YANG SALAH

Saya tidak mau terjebak untuk turut serta memberikan penghakiman tentang siapa yang benar dan siapa yang salah. karena kalau saya tanya tentara, tentu saja mereka nggak mau disalahkan. Kalau saya tanya rakyat, semuanya juga nggak mau disalahkan. Makanya saya jadi bingung. Biarlah para penyidik yang memutuskan salah benarnya. Boleh jadi keduanya benar. Tapi boleh jadi keduanya salah. Boleh jadi juga salah satu dari mereka benar…. Yang salah biarlah dihukum. Sementara yang benar, jangan bangga dulu, mungkin anda juga mempunyai andil dalam perbuatan salah ini.

kalau berbicara masalah sengketa tanah tentara dengan rakyat, wuaah banyak terjadi. dan masalahnya hampir mirip. tentara mempunyai tanah, yang asal usulnya nggak penting, mungkin mereka diberi pemerintah, warisan jaman belanda, atau dengan membeli dari rakyat (dengan harga murah? plus tekanan?), semua itu kita kesampingkan dulu. yang jelas tanah ini “diakui” milik tentara. Namun mereka tidak segera melakukan sertifikasi tanah (mahal kali yaa.. atau prosedurnya berbelit). Lama… tanah tentara yang begitu luas tersebut tidak dipakai, mangkrak. Satu persatu penduduk (yang tidak punya tanah) menggarap tanah tersebut. Hal ini dibiarkan oleh tentara, mungkin karena kasihan, atau karena rasa solidaritas yang tinggi terhadap sesama manusia, atau tentara terlalu banyak kerjaan untuk ngurusi hal-hal sepele seperti itu. sampai akhirnya mereka beranak pinak, bercucu, bahkan menjadi RT, RW bahkan kelurahan. Oleh Pemerintah difasilitasi dengan memberikan listrik, PAM, Jalan desa, Lurah… dan jadilah kelurahan…..

Suatu saat tanah ini diperlukan oleh tentara. Lho… ada kelurahan disitu!. Waah.. ini harus diusir. Ini tanah saya! Lihat, saya punya buktinya, ini kwitansi pembeliannya!, kata tentara. Tentu saja, untuk memindah satu kelurahan sangat sulit, ada yang mau, tapi kebanyakan tidak mau, walaupun diberikan kompensasi. INI TANAH TUMPAH DARAH SAYA!… begitu katanya… dan terjadilah pertikaian yang berujung pada………

Apakah kasus tanah alastlogo juga seperti itu??. Terus terang saya tidak tahu. Kedua pihak harus didudukkan bersama-sama, pemerintah juga harus memfasilitasi. Supaya dapat dicarikan jalan terbaik. Mana yang benar? mana yang salah?… Hal itu tidaklah terlalu penting. Kebenaran adalah relatif. Belum tentu yang menang di Pengadilan merupakan yang benar. dan yang kalah adalah yang salah.

KITA TUNGGU SAJA SOLUSI TERBAIK DARI PEMERINTAH ATAS KASUS INI…

Surabaya, 3 Juni 2007 10:29 pm

Belum ada posting yang berhubungan.


Istilah Pencarian:

Klik untuk melihat list
Anda dapat berlangganan semua komentar dalam posting ini melalui RSS 2.0 feed. Anda dapat meninggalkan pesan, atau trackback dari situsmu sendiri.

1 komentar pada “WAAAH… TNI AL TEMBAKI RAKYAT!!”

  • 14 February, 2008, 17:18

    kapan sih tentara di negri iniberbuat baik pada masyarakat

Tinggalkan komentar disini